Make your own free website on Tripod.com

3hb. April, 98

Menyeberangi Sungai Yordan

Baca: Turnbook.gif (1625 bytes)Yosua 3:1-17


  HambaKu Musa telah mati, sebab itu bersiaplah sekarang, seberanglah Sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang kan Ku berikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.
                                                                                      Yosua 1:2


            Indxicon.gif (1543 bytes)Downicon.gif (1161 bytes)Nexticon.gif (1232 bytes)

 Nah! Saudara (kini) pagi tadi saudara sudah menerima Pemulihan.

 Apakah langkah seterusnya yang saudara perlu ambil untuk mengekalkan pemulihan saudara?

 Di dalam mesej ini saya akan membicarakan apakah langkah kedua yang saudara  perlu ambil setelah saudara mengambil langkah pertama. Iaitu Pertobatan.

 Nah! Saudara tidak cukup untuk kita hanya bertobat hari ini, lalu esok melakukan lagi perbuatan yang sama.

 Hari ini kita menerima pemulihan, esok menerima penyakit lagi.

 Lihat Yosua 1:2 Di sini Allah berfirman “HambaKu Musa telah mati, sebab itu bersiaplah sekarang, seberanglah Sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang kan Ku berikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.

 Tanah Perjanjian adalah destini yang Allah telah sediakan untuk umatNya Israel.

 Tanah yang penuh dengan susu dan madu.

 Nah, begitu juga untuk umatNya pada hari ini.

 Allah telah menyediakan Tanah Perjanjian@Destini untuk saudara dan saya tujui.

 Namun, sebelum Yosua dan Umat Israel bisa mewarisi Tanah Perjanjian. Sungai Yordan mestilah diseberangi terlebih dulu.

 Kalaulah Yosua coba-coba mahu terus-menerus menuntut ayat 3 tanpa tanpa mentaati ayat 2, debu habuk yang dipijak oleh kakinya pun tidak akan dimilikinya.

 Saudara mengerti maksud saya?

 Nah! Saudara bila Allah sudah memulihkan saudara. Saudara harus mula menukar hala dan tujuan hidup saudara.

 Bukan lagi mengikut visi dan wawasan sendiri. Melainkan mengikut visi dan wawasan ilahi.

 Saudara harus seberangi Sungai Yordan dan menuju ke Tanah Perjanjian @ Destini yang Allah telah sediakan untuk saudara.

 Saudara harus yakin Allah yang Baik itu sudah pasti menpunyai rencana yang terbak untuk saudara.

 Allah mau melihat saudara punya kemenangan dalam hidup.

 Allah mau saudara berhasil di dalam pelayanan.

 Allah mau saudara memiliki keluarga yang bahagia.

 Allah mau melihat hidup saudara diberkati.

 Dan berhasil di dalam segala pekerjaan tangan saudara. Berhasil di dalam perniagaan saudara.

 Allah senang melihat saudara bersukacita dan penuh dengan kegirangan.

 Allah punya masa depan yang indah dan cemerlang untuk hidup saudara.

 Pendek kata saudara, Allah mau segala sesuatu yang baik terjadi dalam hidup saudara.

 Destini yang Allah telah sediakan untuk saudara adalah destini yang membawa keberuntungan, keberhasilan dan berkat yang berlimpah-limpah untuk hidup saudara.

 Tanah Perjanjian yang Allah sudah sediakan untuk umatNya adalah Tanah yang penuh dengan susu dan madu.

 Namun begitu sebelum saudara dan saya bisa mewarisi Tanah Perjanjian ini.
 Sungai Yordan perlu di seberangi terlebih dahulu.

 Apa erti menyeberangi Sungai Yordan saudara?

 Menyeberabngi Sungai Yordan bererti meninggalkan Padang Gurun hidaup saudara.

 Selama 40 tahun lamanya umat Israel berkeliaran di padang gurun.

 Di padang gurun inilah mereka banyak menyakiti dan melukakan hati Allah.

 Bilangan 11:1 – Disaat kesusahan, mereka bersungut.

 Bilangan 11:4 – Di saat tiada makanan, mereka bersungut.

 Bilangan 14:1-4 – Di saat terperangkap dan berhadapan dengan bangsa raksasa mereka bersungut dan menyalahkan Allah.

 Bil 16:3 – Mereka bersungut terhadap otoritas Musa dan Harun.

 Bil 20:2-3 – Di saat tiada air mereka bersungut.

 Bil 21:5 – Mereka bersungut terhadap Allah dan Musa. Kononnya Allah dan Musa sengaja membawa mereka mati di padang gurun.

 Dalam segala hal dan kesusahan yang dihadapi, mereka bersungut.

 Mereka menyalahkan Allah, menyalahkan Musa dan menyalahkan Harun @ menyalahkan orang lain.

 Rajin memberotak, menentang dan melawan otoritas Allah dan pemimpin mereka.

 Bila Allah memberkati mereka, merka tidak tahu mengucap syukur. Tidak belajar menghargai.

 Mereka tidak yakin dan percaya yang Allah mempunya destini yang TERBAIK untuk mereka.

 Baca Bilangan 14:20-24
 Awas! Saudara supaya kita tidak mengulangi sikap buruk umat Israel ini.

 Lihat Bil 14:22 Mereka ini adalah orang-orang yang sudah melihat banyak mukjizat-mukjizat dan kemuliaan Allah.

 Tetapi tetap tidak bisa memasuki Tanah Perjanjian yang Allah telah berikan.

 Nah! Saudara di sini kita belajar; biar pun kita begitu hebat dipakai Tuhan, begitu berpengalaman dan matang dalam hal-hal rohani, begitu banyak mukjizat kita telah lihat malah lakukan, ya! Penuh kemuliaan Allah lagi.

 Tetapi kalau saudara dan saya tidak kikis sikap-sikap ‘Padang Gurun’ @ sikap-sikap buruk, dan tabiat-tabiat lam kita, saya bimbang kalau-kalau kita juga tidak bisa melihat Tanah Perjanjian yang Allah telah sediakan untuk hidup kita.

 Ya! Walaupu Allah telah berjanji dan bersumpah untuk memberinya kepada saudara.

 JANJI ALLAH BERSYARAT SAUDARA!!!

 Kalau umat Allah pada hari ini masih mau hidup bersarungkan sikap-sikap buruk ‘Padang Gurun’ mereka.

 Tanah Pejanjian tidak akan menjadi milik saudara. Tidak akan menjadi milik gereja Allah.

 Nah! Kerana itulah saya katakan, kalau umat Allah tidak menyeberangi Sungai Yordan dan meniggalkan Padang Gurun, mereka tidak akan mencapai destini yang Allah telah sediakan untuk mereka.

 Ia akan hanya menjadi mimpi yang tidak pernah menjadi kenyataan.

 Apapun yang menghalang kita daripada mewarisi Tanah Perjanjian haruslah ditinggalkan.

 Dapatkah saudara mengerti apa yang Allah mau bicarakan melalui mesej ini?
 

 Menyeberangi Sungai Yordan beerti:

 Menukar destini hidup saudara kepada destini yang Allah telah sediakan.

 Meninggalkan gaya hidup ‘Padang Gurun’ saudara.

 Menyeleraskan Visi Rohani saudara sesuai dengan panggilan Ilahi.

 Membereskan apayang tidak beres dalam hidup saudara.

 Membayar kos dan harga.
 

 Sampai di sini saya kira saudara sudah tahu pasti bahwa saudara perlu meneberangi Sungai Yordan.

 Ya! Sebelum saudara bisa mewarisi Tanah Perjanjian.

 Tapi bagaimana?

 Lihat Yosua 3:6 Dan keapda para imam itu Yosua berkata, demikian “Angkatlah tabut perjanjian dan menyeberanglah di depan bangsa itu.”
 Maka mereka mengangkat tabu perjanjian dan berjalan di depan bangsa itu.

 Nah! Saudara sepertimana tabut perjanjian harus menyertai operasi menyeberangi Sungai Yordan di zaman Yosua.

 Tabut Perjanjian juga harus menyertai kita di dalam operasi menyeberangi Sungai Yordan pada zaman ini.

 Saudara lihat mereka tidak taruh Tabut itu di belakang barisan pasukan bangsa Israel.

 Tabut itu diangkut oleh para imam berjalan di depan bangsa Israel.
 Kalau umat Israel coba-coba mau menyeberangi Sungai Yordan tanpa Tabut Perjanjian yang berada di depan mereka; saya kira entah-entah ramai yang mati ditelan buaya @ di bawa arus.

 Bayangkan bilangan mereka bukan sedikit saudara.
 Tapi apabial tabut perjanjian ada menyertai mereka; air Sungai Yordan pun harus berhenti mengalir dan memberi laluan kepada mereka.

 Tabut Perjanjian membicarakan Hadirat Allah @ Kuasa Allah.

 Nah! Bila Hadirat Allah @ Kuasa Allah yang menyertai saudara di dalam hidup saudara, tidak ada sungai maupun lautan yang tidak dapat diseberangi.

 Tidak ada satu perkarapun yang terlalu sukar untuk saudara laksanakan.

 Tidak ada penghalang yang dapat menyekat saudara daripada memasuki Tanah Perjanjian Allah.

 Destini yang Allah telah sediakan untuk saudara, PASTI AKAN MENJADI MILIK SAUDARA.

 Tidak ada musuh atau sdatu apapun yang sanggup berdepan menentang saudara lalu menang.

 Lihat Yosua 2:8-11 Sila baca.

 Belumpun Yosua dan suku bangsa Israel sampai di Tanah Kanaan; penduduk negeri itu sudah gementar, sudah ngeri, sudah kecut, tawar hati dan jatu semangt mendengar kedatangan mereka.

 Coba baca Yosua 2:10 sekali lagi kuat-kuat.

 Sebab ada Allah yang besar yang sanggup mengeringkan lautan menyertai mereka dan melawa bagi pihak mereka.

 (Ceritakan Ilustrasi nenek tua dari Tiongkok)

 Nah! Saudara mulai hari ini jangan lagi saudara bilang saudara tidak punya kekuatan untuk menyeberangi Sungai Yordan.

 Kekalkan Pemulihan yang saudara perolehi hari ini.

 Tumpukanlah perhatian saudara kepada destini yang Allah telah sediakan untuk hidup saudara.

 Tinggalkanlah Padang Gurun dan seberangilah Sungai Yordan.
 

 Kesimpulan.

 Untuk mewarisi Tanah Perjanjian saudara perlu menyeberangi Sungai Yordan.

 Untuk menyeberangi Sungai Yordan, saudara perlu ada Tabut Perjanjian (Kuasa dan Hadirat Allah) yang berjalan di depan saudara.
 
 


Pemulihan oleh Tuhan menjanjikan sesuatu yang kekal


   [ IndexAtas |Next ]