Make your own free website on Tripod.com

26 Jun 1998

Jadilah saksiNya

Baca:  Turnbook.gif (1625 bytes)Roma 10:14-15




Previcon.gif (1221 bytes)Indxicon.gif (1543 bytes)Downicon.gif (1161 bytes)Nexticon.gif (1232 bytes)

 Tetapi  bagaimana mereka dapat berseru kepadaNya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya keapda Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia , jika tidak ada yang memberitakanNya?

 Saudara, setiap kita mau melihat gereja kita penuh dengan orang-orang yang di selamatkan. Setiap kita mau orang lain mengenali Tuhan dan Juruselamat kita.

 Kita berharap ibu, ayah, sanak saudara kita, teman-teman kita, malah musuh- musuh kita juga bisa mengenali Tuhan yang kita sembah dan Tuhan yang kita puja.

 Namun bagaimanakah ini bisa menjadi kenyataan dan bisa menjadi mungkin  kalau kita tidak sanggup membuka mulut kita untuk menceritakan tentang Yesus kepada mereka?

 Bagaimanakah keluarga kita, sanak saudara kita dan teman-teman kita bisa berseru kepada Tuhan yang mereka belum pernah kenali.

 Dan bagaimanakah mereka bisa mengenali Tuhan kita kalau tiada siapa diantara kita yang mau memberitakannya. Amen.

 Saudara, Allah perlukan saudara dan saya untuk menjadi saksi-saksiNya. Menjadi utusanNya. Menjadi TerangnNya dan menjadi garam kepada dunia.

 Ini tidak bererti Allah tidak bisa melakukannya sendirian. Allah Maha kuasa saudara, Dia maha Besar. Dia boleh saja melakukannya sendirian.

 Tapi Allah mau saudara dan saya menjadi rakan kongsiNya di dalam mengerjakan ladang tuaianNya yang luas terbentang ini.

 Kerana itulah Dia mengutus kita. “Pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah ku perintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senatiasa sampai kepada akhir zaman.” (Mat 28:19-20)

 Ini merupakan satu misi yang besar.

 Kerana itulah Allah, walaupun telah memberi amanat ini kepada umatNya @ gerejaNya. Namun Allah tidak meminta kita melakukannya sendirian.

 Di dalam Matius 28: 19-20 yang saudara baca tadi, saudara lihat Dia berjanji akan menyertai kita sampai kepada akhir zaman.

 Lihat KPR 1:4, walaupun amanat agung ini telah diberi kepada murid-muridNya. Namun Yesus tetap melarang mereka daripada meninggalkan Yerusalem.

 Ia meminta mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa.

 Apakah janji Bapa saudara?

 Lihat KPR 1:5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.

 Kita tidak bisa melakukan pekerjaan Allah dengan kekuatan dan kebijaksanaan manusiawi.

 Kalau sekiranya kita mau melihat dunia diselamatkan melalui gereja-gereja Kristus. Maka umatNya perlukan kuasa yang berasal dari Roh KudusNya.

 Lihat KPR 1:8 “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

 Bila Roh Allah turun ke atas murid-murid Yesus, mereka menginjili dunia dengan penuh kuasa.

 Tanda-tanda dan mukjizat menyertai pelayanan mereka.

 Yang buta melihat, yang tuli mendengar, yang tempang berjalan, yang kerasukan dilepaskan, yang sakit sembuh, dan yang mati baik secara rohani maupun jasmani bangkit!!

 Mereka mula bergerak dari satu daerah ke satu daerah, dari satu negeri ke satu negeri, dari satu kota ke satu kota, mulai dari Yerusalem, Yudea, Samaria sampailah ke India, China dan seluruh dunia.

 Pada hari ini saudara dan saya bisa mengenali Tuhan Yesus dan menerima keselamatan dan kasih karunia daripadaNya adalah kerana ada orang yang memberitakan Injil ini kepada saudara dan nenek moyang saudara.

 Saya bisa mengenali Injil ini dan Tuhan yang punya Injil ini adalah kerana ada orang yang memberitakannya kepada saya.

 Kerana adanya murid-murid Yesus yang yang dipenuhi kuasa Roh Kudus dan yang sanggup menjelajah bumi untuk memberitakan Khabar Baik ini, kita bisa mengenali Allah yang hidup dan menerimaNya sebagai Tuhan dan Juruselamat kita.

 Cerita Coca-Cola

 Tahukah saudara bagaimana Coca-Cola boleh menjadi begitu terkenal di seluruh dunia?

 Ia bermula dari 10 orang, yang berazam dan bertekat mau memperkenalkan Coca-Cola ke seluruh dunia dalam masa 20 tahun.

 Tapi dalam masa 15 tahun mereka sudah berhasil memperkenalkan Coca-Cola ke seluruh dunia.

 Kini di mana-mana saudara pergi di dunia orang mengenali Coca-Cola.

 Di China yang tidak ada Coca-Cola pun orang mengenali Coca-Cola.

 Orang China kalau boleh keluar dari Negeri China, satu perkara yang mereka pertama-tama mau lakukan ialah minum Coca-Cola.

 Sebelum Russia bebas dari Komunisma, tidak ada Coca-Cola di sana. Tapi kini, di mana-mana orang Russia minum Coca-Cola.

 Di Afrika orang kenal Coca-Cola, di padang gurun ada Cola-Cola di Kutub Utara ada Coca-Cola, di Kutub Selatan pun ada Coca-Cola.

 Di mana-mana ada iklan Coca-Cola.

 Sewaktu saya berada di Muscat, Oman, saya minum Coca-Cola.

 Anak-anak kecil pun yang dulu hanya tahu minum susu, kini tahu minum Coca-Cola.

 Shasha dan Meara pun kalau pergi ke restoran pandai minta Coke. Aaron tu tak perlu cakaplah.

 Suatu hari di Ulu Selangor , ada seorang perempuan tua ditanya samada dia mahu menerima Yesus. Dia bertanya “Yesus itu sabun pencucikah?”

 Saudara lihat orang lebih mengenali Coke daripada Yesus. Orang lebih kenal Feb Buku dari Yesus.

 Jadi, jika kita tidak memberitakannya tidak ada orang yang mendengar tentang Tuhan kita dan jika mereka belum pernah mendengar tentang Dia bagaimana mereka bisa mengenaliNya, dan jika mereka tidak mengenaliNya, bagaimana mungkin mereka berseru kepadaNya?

 Betullah kata Paulus di dalam Roma 10:14-15 itu tadi.

 Lihat 2 Raja-Raja 7:3-10

 Saudara lihat cerita ini. Apabila empat orang kusta ini bertemu harta karun di perkhemahan orang Aram dan tidak ada seorang pun yang ada di sana, kerana orang-orang  Aram ini sudah cabut semuanya, mereka tidak berdiam diri.

 Lihat Ayat 9 Lalu berkatalah yang seorang kepada yang lain: “Tidak patut kita lakukan ini. Hari ini ialah hari kabar baik, tetapi kita tinggal di sini diam saja. Apabila kita menanti sampai terang pagi, maka hukuman akan menipa kita. Jadi sekarang, marilah kita pergi menghadap untuk memberitahukan hal itu ke istana raja.”

 Lihat Ayat 10 apakah yang mereka lakukan saudara? Ayat ini merekodkan: Mereka pergi, lalu berseru kepada penunggu pintu gerbang lota dan menceritakan kepada orang-orang itu, katanya: “Kami sudah masuk ke tempat perkhemahan orang Aram, dan ternyata tidak ada orang di sana, dan tidak ada suara manusia kedengaran, hanya kuda dan keledai tertambat dan khemah-khemah ditinggalkan begitu saja.”

 Saudara lihat walaupun empat orang ini pengidap kusta, dihina dan di singkir masyarakat, kudung dan cacat rupa paras mereka, tidak disukai orang.

 Namun apabila mereka bertemu dengan berkat yang begitu berkelimpahan, mereka tahu mengongsikan berita baik ini kepada seluruh bangsa mereka yang sedang kebuluran.

 Mereka tidak berdiam diri dan menikmati berkat-berkat yang telah mereka temui sendirian. Melainkan mereka kongsikannya bersama orang lain yang begitu memerlukannya.

 Lihat 2 Raja-Raja 7:28-29 cuba saudara baca ayat-ayat ini, dan saudara akan nebgerti betapa teruknya keadaan kebuluran di Samaria ini.

 Sehingga ada yang sanggup memakan daging anak-anak kecil.

 Namun apabila empat orang kusta tadi menyampaikan berita baik kepada penduduk di sana, saudara lihat ayat 16 apa yang terjadi?

 Lihat 2 Raja-Raja 7:16 Mengatakan: “Maka keluarlah penduduk kota itu menjarah tempat perkhemahan orang Aram. Kerana itu sesukat tepung yang terbaik berharga sesyikal, sesuai dengan firman Tuhan.”

 Saudara, kerana kesanggupan empat orang kusta ini memberitakan khabar baik yang mereka temui ini kepada orang lain, maka seluruh penduduk kota dapat menikmati hasilnya.

 Tapi bagaimana pula kita saudara. Kita ada Khabar Baik yang kita perlu ceritakan kepada orang. Tapi kebanyakkan kita lebih senang menikmatinya sendirian. Makan seorang-seorang.

 Kita sihat, tiada kusta, kita diterima, tidak disingkir, tidak ditolak, tidak cacat, tapi tetap tidak sanggup mengambil sedikit inisiatif untuk memberitakan Khabar Baik yang kita miliki ini kepada orang lain.

 Saudara dunia juga sedang mengalami kelaparan @ kebuluran. Kelaparan akan Firman Allah, kelaparan akan Kebenaran.

 Namun kepada siapakah mereka harus minta. Daripada siapakah mereka bisa memperolehi kebenaran ini?

 Nah! Saudaralah orangnya yang memiliki kebenaran, saudaralah yang bisa menceritakan kepada dunia tentang Tuhan, saudaralah yang bisa memenuhi segala keperluan-keperluan rohani mereka.
 


Jadilah saksi Kristus, di mana-mana


   [ PrevIndexAtas |Next ]